Simple Life

Kita ada didunia ,menjalani kehidupan tentu ada tujuan. Dalam perjalanan menuju tujuan banyak yang terjadi; susah, senang, sedih, takut, waswas, kecewa, marah.... Pandanglah dari sudut yang lain....Syukur dan Sabar...so simple...

Sunday, October 29, 2006

SMS….SMS……!!! email……email….!!!



Beberapa hari menjelang dan sesudah Hari Raya idul Fitri alias lebaran , HP – ku terus menerus menerima sms dari sahabat, kerabat, saudara, teman kerja, lintas daerah, lintas budaya, berbagai agama, dari Bandung, Jakarta, Bogor, luar Jawa bahkan dari luar negeri pun mampir , bahkan mungkin yang belum bertatap muka dengan saya di darat. Ucapannya beragam : dari yang bahasa sunda luarrr biasa lemesnya (kaya kromo inggil kali ya…), bahasa inggris, bahasa Indonesia, bahasa gaull, berupa puisi, atau ucapan resmi, bahkan seperti mengobrol…….bahkan dengan plesetan seperti :”walau hatiku berlumuran dosa sepekat Lumpur lapindo……mari bersihkan hati sebersih….so klin…..ah…ada-ada aja….
Kesal ? Ya…enggak lah…Cape….?? Ya..pasti lah….,tapi kan engga tiap hari. Saya malah merasa senang karena banyak yang ingat dan mendoakan saya, semua sms yang masuk saya jawab. Tentunya dengan berbagai versi : kalau sms masuk bahasa sunda ya…saya jawab juga dengan bahasa sunda, bahkan ada no nya belum ada di memory HP ku, di ujung kalimat saya tambahkan :”maaf dengan siapa ini ya….?”
Jadi lah bertambah teman ku….senangnya….
Ada kejutan ? Tentu saja ada, kejutannya bukan sms mesra, atau sms salah kirim kaya di lagu sms itu loh.....tapi beberapa kawan lama yang sudah tidak bertemu sejak lulus kuliah muncul berkirim salam,doa dan memohon maaf lahir & bathin....ah indahnya......Tidak lupa via email dan emails groups teman-teman berkirim salam ,doa dan ucapan mohon maaf lahir bathin…..
Dengan bertambah maju teknologi, kita dapat bertegur sapa, bersilatuarhmi satu hari dengan puluhan bahkan ratusan orang ,tanpa memandang jarak. Jadi kenapa harus malas membalas sms atau e.mail....
Insya Allah setiap huruf yang ditulis dengan ikhlas dan sepenuh hati getarannya tertangkap oleh si penerima sms , berbagai jawaban dan sms yang dikirim kira-kira begini :
· ”Sama-sama Bapak, mohon maaf lahir dan bathin dari kami sekeluarga. Salam dan doa untuk Bapak beserta keluarga”
· ”Mohon maaf lahir dan bathin ya....,salam & doa untuk keluarga”
· ”Hapunten lahir &bathin, salam & doa kanggo kulawargi”
· ”Aduh...kamana wae yeuh....hapunten lahir & bathin nya...,salam & doa kanggo kulawargi”
· ”Ibu...abdi nyuhunkeun hapunten lahir & bathin, salam & doa kanggo Bapak & kulawargi”
· ”Ibu...saya mohon maaf lahir & bathin, salam & doa untuk keluarga”

Pulsa ??? Pasti membengkak atau ”ngabeledug” lah.......tapi Insya Allah ada manfaatnya.Coba kalau kita harus wara-wiri mengunjungi mereka atau berkirim surat ria.....
Salah seorang sahabat SMP saya yang kebetulan tinggal di Afrika Selatan mengirim e.mail seperti ini :

“Teu kaci ah make email mah. Bareto mah kudu meuli kartu, nulisan make tangan hiji-hiji, nempelan perangko bari dijilat, terus kudu macet-macet jeung ngantri di kantor pos. Itu keliatan perjuangannya jadi permintaan maafnya juga ketauan ikhlas. Ari make email dikirim langsung ka 100 babaturan, jaba make komputer kantor. Kurang afdol. “

Hi...hi....dasar aja yang nerima emailnya gak ikhlas....!!! Jadi sipa yang bisa mengukur keikhlasan ya...?? tentu diri kita sendiri.
Mohon maaf lahir & bathin..........!!!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home